PULAU PINANG — Ruas jalan lintas yang menghubungkan Curup dan Lubuklinggau menjadi perhatian serius Polsek Pulau Pinang (PUT). Personel gabungan dikerahkan untuk patroli rutin di titik-titik yang dinilai rawan aksi kejahatan jalanan, seperti begal dan jambret.
Kapolsek PUT, AKP Hendri, mengatakan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memberikan rasa aman kepada pengguna jalan. “Kami tidak ingin ada celah bagi pelaku kejahatan untuk beraksi. Patroli akan terus kami tingkatkan, terutama pada jam-jam rawan,” ujarnya.
Jalur lintas ini dikenal memiliki kontur jalan yang menanjak, menikung, dan minim penerangan di beberapa titik. Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya, terutama saat lalu lintas sepi pada malam hari.
Menurut data yang dihimpun Polsek PUT, sebagian besar laporan yang masuk terkait aksi begal dan jambret terjadi di kawasan perkebunan dan area persawahan yang jauh dari permukiman warga. Patroli rutin ini menyasar langsung ke lokasi-lokasi tersebut.
Polsek PUT mengidentifikasi setidaknya dua modus yang kerap digunakan pelaku. Pertama, pelaku berpura-pura meminta pertolongan di pinggir jalan, lalu tiba-tiba mengancam korban dengan senjata tajam. Kedua, pelaku berboncengan dan memepet korban dari samping untuk merampas barang berharga seperti handphone atau tas.
“Kami imbau pengendara untuk tidak berhenti di tempat sepi jika ada orang asing yang meminta tolong. Segera hubungi kantor polisi terdekat jika merasa terancam,” tambah AKP Hendri.
Patroli dilaksanakan secara mobile dengan kendaraan dinas roda empat dan roda dua. Waktu operasi diutamakan pada pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB, yang merupakan periode paling rawan. Beberapa titik yang menjadi fokus antara lain di Desa Kertapati, Simpang Empat, dan perbatasan dengan Kabupaten Rejang Lebong.
Selain patroli, Polsek PUT juga memasang rambu imbauan di beberapa titik strategis. Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sepanjang jalur lintas tersebut.