PALEMBANG — Panitia Kurban Masjid Agung SMB Jayo Wikramo Palembang telah menyiapkan 2.000 lembar kupon paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar masjid pada Hari Raya Idul Adha 2026. Ribuan kupon tersebut dialokasikan khusus bagi warga setempat demi menghindari kepadatan dan memastikan daging sampai ke penerima yang berhak.
Total hewan kurban yang terdata dan siap disembelih tahun ini mencapai 10 ekor sapi dan tujuh ekor kambing. “Kami memprioritaskan warga di lingkungan sekitar masjid,” ujar Sekretaris Masjid Agung Palembang M Iqbal, Selasa.
Selain persiapan pemotongan hewan kurban, panitia juga telah merampungkan persiapan pelaksanaan Salat Idul Adha. Imam salat kali ini adalah ulama kharismatik Palembang, KH Rasyid Siddiq. Panitia mengimbau jamaah membawa perlengkapan salat sendiri, seperti sajadah dan mukena, untuk mengantisipasi kepadatan serta menjaga kebersihan tempat ibadah.
Pelaksanaan salat akan dimulai sekitar pukul 06.30 WIB. Untuk mengamankan jalannya ibadah, Jembatan Ampera Palembang akan ditutup sementara mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Kebijakan ini diambil karena jamaah diperkirakan meluber hingga ke area jembatan.
Polrestabes Palembang mengerahkan 866 personel di berbagai lokasi strategis. KBO Satlantas Polrestabes Palembang AKP Bambang menjelaskan, penutupan di kawasan Seberang Ulu dimulai dari jalan layang Jakabaring serta simpang jalan layang dari arah Plaju menuju Kertapati. Sementara untuk kawasan Seberang Ilir, penyekatan arus dimulai dari Simpang Charitas.
Sistem kupon ini diterapkan untuk menjaga ketertiban distribusi daging kurban di salah satu masjid tertua dan terbesar di Sumatera Selatan. Dengan luas area yang terbatas dan jumlah jamaah yang selalu membeludak saat Idul Adha, pembatasan penerima menjadi langkah antisipatif agar tidak terjadi penumpukan.
Pendekatan serupa sebenarnya sudah lazim di masjid-masjid besar di Palembang. Namun, Masjid Agung SMB Jayo Wikramo menjadi sorotan karena lokasinya yang berada di pusat kota, tepat di kawasan Jembatan Ampera, sehingga dampak lalu lintasnya langsung terasa.
Bagi jamaah yang hendak melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Palembang, ada beberapa hal penting yang perlu disiapkan. Pertama, bawalah perlengkapan salat pribadi seperti sajadah dan mukena untuk mengurangi kontak fisik dan menjaga kebersihan. Kedua, perhatikan waktu penutupan Jembatan Ampera yang berlangsung mulai pukul 05.30 WIB, sehingga akses dari dan menuju kawasan Seberang Ulu serta Seberang Ilir akan dialihkan.
Ketiga, bagi warga yang tidak menerima kupon daging kurban, panitia mengimbau untuk tidak datang ke lokasi pemotongan karena pendistribusian sudah diatur secara ketat. Pembagian kupon ini menjadi salah satu cara menjaga agar proses ibadah dan sosial berjalan khidmat tanpa mengganggu ketertiban umum.