PALEMBANG – Sinergi antara eksekutif dan legislatif di Sumatera Selatan kembali diperkuat melalui Rapat Paripurna XXXII DPRD Provinsi Sumsel. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H. Edward Candra, hadir langsung untuk menyerap Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD dari Dapil I hingga Dapil X, Rabu (18/2/2026).
Agenda ini merupakan instrumen krusial dalam memastikan suara masyarakat dari berbagai pelosok daerah masuk ke dalam peta jalan pembangunan pemerintah provinsi.
Dalam rapat tersebut, para juru bicara dari setiap Daerah Pemilihan (Dapil) memaparkan rangkuman aspirasi yang dihimpun selama masa reses. Fokus utama masukan masyarakat mencakup sektor-sektor fundamental:
Infrastruktur: Perbaikan jalan produksi, jembatan, dan sarana irigasi.
Layanan Dasar: Peningkatan akses pendidikan berkualitas dan fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
Ekonomi Kerakyatan: Penguatan modal usaha bagi UMKM dan stabilisasi harga komoditas pertanian.
Kesejahteraan Sosial: Penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat rentan.
Kehadiran Sekda Edward Candra yang didampingi oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjukkan komitmen serius Pemerintah Provinsi dalam menjadikan hasil reses sebagai referensi kebijakan.
"Forum ini adalah jembatan penting. Aspirasi yang disampaikan oleh para wakil rakyat merupakan cerminan kebutuhan riil di lapangan. Kami dari sisi eksekutif berkomitmen untuk menyelaraskan laporan ini ke dalam program kerja OPD agar setiap pembangunan benar-benar tepat sasaran," ungkap Edward Candra di sela rapat tersebut.
Rapat Paripurna ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni administratif, tetapi menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi. Dengan adanya integrasi antara hasil reses DPRD dan rencana kerja pemerintah, diharapkan efektivitas anggaran daerah dapat meningkat dan manfaatnya langsung dirasakan oleh seluruh warga Sumatera Selatan.