PALEMBANG — Kabut asap yang menyelimuti kawasan bandara membuat jarak pandang pada pukul 13.00 WIB tercatat hanya 400 meter. Kondisi itu memaksa pengelola bandara menyesuaikan jadwal sejumlah penerbangan agar operasional tetap mengutamakan keselamatan.
Dari total 13 penerbangan terdampak, tujuh di antaranya adalah keberangkatan dan enam kedatangan. Penyesuaian jadwal dilakukan seiring pemantauan cuaca yang terus diperbarui pengelola bandara.
Penerbangan keberangkatan yang terdampak meliputi GA101 tujuan Jakarta, IU921 tujuan Pangkalpinang, IU302 tujuan Jakarta, IU923 tujuan Jakarta, JT857 tujuan Surabaya, GA109 tujuan Jakarta, dan QG989 tujuan Batam. Empat dari tujuh penerbangan itu mengarah ke Jakarta.
Sementara pada sisi kedatangan, enam penerbangan terdampak yakni IU922, QG984, dan GA104 dari Jakarta, JT856 dari Surabaya, QG988 dari Batam, serta ID6870 dari Jakarta.
Kondisi di bandara berangsur membaik pada sore hari. Berdasarkan pembaruan pukul 16.00 WIB, jarak pandang meningkat menjadi 1.200 meter dari sebelumnya 400 meter.
"Pada pukul 13.00 WIB, jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang tercatat 400 meter. Kondisi tersebut berdampak pada tujuh penerbangan keberangkatan dan enam penerbangan kedatangan. Namun, pada pukul 16.00 WIB, jarak pandang berangsur membaik menjadi 1.200 meter," kata Ahmad Syaugi Shahab di Palembang, Rabu.
Pengelola bandara menyatakan terus memantau perkembangan cuaca dan jarak pandang untuk mendukung keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan. Pemantauan dilakukan berkala mengingat kondisi kabut asap bisa berubah cepat.
Calon penumpang diimbau memantau informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara. Langkah itu untuk mengantisipasi perubahan jadwal susulan akibat kondisi cuaca.