PALEMBANG — Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan turun di sembilan wilayah Sumatera Selatan sepanjang Minggu, 11 Oktober 2026. Selain hujan ringan, BMKG juga mencatat potensi hujan petir di Pagar Alam serta kondisi udara kabur di sejumlah daerah lain. Informasi ini mengacu pada prakiraan cuaca yang tercantum di laman resmi bmkg.go.id.
Pagar Alam menjadi satu-satunya wilayah yang diprakirakan berpotensi dilanda hujan petir pada hari tersebut. Warga di kawasan ini disarankan mewaspadai perubahan cuaca mendadak, terutama saat beraktivitas di luar ruang.
Potensi petir biasanya meningkat saat awan konvektif tumbuh cepat pada siang hingga sore hari. BMKG meminta masyarakat memantau pembaruan prakiraan sebelum bepergian.
Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), hujan ringan diperkirakan turun dengan suhu berkisar 24–35 derajat Celsius. Kelembapan udara di wilayah ini tercatat antara 42–97 persen.
Sementara itu, Ogan Komering Ilir (OKI) diprakirakan dilanda udara kabur. Suhu di OKI berkisar 25–36 derajat Celsius dengan kelembapan 34–91 persen.
Selisih kelembapan yang cukup lebar antara pagi dan siang menjadi ciri khas cuaca peralihan di wilayah Sumsel. Kondisi ini membuat udara terasa gerah pada siang dan lebih lembap menjelang malam.
Sejumlah wilayah lain di Sumatera Selatan diprediksi mengalami cuaca dengan kondisi udara kabur. Kabut tipis biasanya muncul pada pagi hari dan bisa mengurangi jarak pandang bagi pengendara.
Pengguna jalan lintas Sumatera, terutama yang melintasi kawasan perkebunan dan rawa, diminta berhati-hati. Nyalakan lampu utama dan jaga jarak aman saat berkendara di pagi hari.
BMKG memperbarui prakiraan cuaca secara berkala melalui laman resmi bmkg.go.id. Masyarakat bisa memanfaatkan kanal tersebut untuk mengecek kondisi terkini sebelum beraktivitas di luar rumah.
Bagi petani dan pelaku usaha yang bergantung pada cuaca, prakiraan harian ini bisa menjadi acuan mengatur jadwal kerja. Warga di daerah rawan genangan juga disarankan menyiapkan antisipasi sederhana.