SUMATERA SELATAN — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar mandi pertama bayi ditunda hingga 24 jam setelah lahir. Jika ada kendala, menunggu setidaknya 6 jam sudah bisa membantu menjaga kelembapan kulit dan stabilitas suhu tubuh Si Kecil.
Sebuah studi tahun 2019 dalam Journal for Specialists in Pediatric Nursing bahkan menemukan bahwa menunda mandi hingga 48 jam setelah lahir memberikan manfaat lebih baik untuk kesehatan kulit bayi.
Sebelum tali pusar lepas, hindari merendam bayi di air. Cukup bersihkan tubuhnya dengan waslap yang dibasahi air hangat, terutama di area lipatan seperti paha, ketiak, dan bawah dagu.
Di fase awal ini, memandikan bayi satu hingga dua kali seminggu sudah cukup. Dokter anak dari Children's Hospital of Michigan, Scott Grant, menegaskan bahwa bayi tidak berkeringat atau kotor seperti orang dewasa, jadi mandi setiap hari belum diperlukan.
Setelah tali pusar lepas, Bunda bisa mulai memandikan bayi dengan cara berendam di bak mandi khusus. Pastikan airnya hangat, topang kepala dan lehernya dengan baik, dan bersihkan mulai dari wajah hingga ke seluruh tubuh.
Memasuki usia ini, rutinitas mandi bisa sedikit disesuaikan. Bayi tetap hanya perlu dimandikan satu hingga dua kali seminggu, kecuali ia mulai banyak berkeringat atau tampak menikmati momen mandi.
Jika Bunda memilih untuk memandikannya lebih sering, gunakan sabun hanya pada satu atau dua kali mandi saja. Setelah mandi, oleskan losion lembut tanpa pewangi dan pewarna untuk menjaga kelembapan kulitnya.
Memasuki usia 6-12 bulan, bayi mulai aktif bergerak dan mengonsumsi makanan padat. Di usia inilah Bunda bisa meningkatkan frekuensi mandi hingga dua kali sehari, terutama jika tubuhnya kotor atau berkeringat setelah beraktivitas.
Banyak orang tua juga menjadikan mandi air hangat sebagai bagian dari rutinitas menenangkan sebelum tidur malam. Ini bisa menjadi cara efektif untuk membantu bayi lebih rileks.
Menurut Mayo Clinic, tidak ada patokan khusus kapan waktu terbaik untuk memandikan bayi. Semua tergantung pada kondisi dan kebutuhan masing-masing keluarga.
Pilih waktu ketika Bunda tidak sedang terburu-buru atau mudah terganggu. Sebagian ibu memilih pagi hari saat bayi dalam kondisi waspada, sementara lainnya lebih suka menjadikannya bagian dari rutinitas sebelum tidur. Jika bayi baru selesai menyusu, tunggu beberapa saat hingga perutnya tidak terlalu penuh.
Kulit bayi sangat sensitif dan lebih tipis daripada kulit orang dewasa. Terlalu sering dimandikan dapat menghilangkan minyak alami kulit, menyebabkan kekeringan, dan memperburuk kondisi seperti eksim.
Jika Si Kecil memiliki masalah kulit tertentu, konsultasikan dengan dokter anak untuk menentukan produk dan rutinitas mandi yang paling tepat.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama mandi, perhatikan beberapa hal berikut: