SUMATERA SELATAN — Pembangunan RSUD KH Muhammad Thohir Krui dikerjakan PTPP melalui skema design and build selama 290 hari kalender. Progresnya mencapai 100 persen sesuai target. Lahan seluas itu kini berdiri bangunan rumah sakit yang dirancang melayani lima penyebab kematian utama: stroke, jantung, kanker, ginjal, serta ibu dan anak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kualitas konstruksi rumah sakit tersebut. "Rumah sakit ini kualitasnya bagus karena dibangun oleh Danantara, melalui PTPP," ucapnya di Krui, Lampung, dalam siaran pers yang diterima redaksi, kemarin.
Menkes menambahkan, proyek ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Kesehatan yang menargetkan pembangunan 66 rumah sakit di berbagai daerah. "Atas perintah Bapak, kami terima kasih sekali diberi kepercayaan, 66 rumah sakit termasuk di sini dibangun agar bisa melayani sakit stroke, jantung, kanker, ginjal, ibu dan anak. Lima penyebab kematian utama agar semuanya dilayani di sini dan selesai di sini," jelas Budi.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa syukur bisa meresmikan langsung fasilitas kesehatan tersebut. "Saya menyambut baik dan dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan saya bisa hadir di sini, dan saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat ini di Kota Krui ini sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai," ujar Prabowo.
Peresmian turut dihadiri Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, Kepala RSUD Eva Hadaniah Al Syati, serta Direktur PT PP (Persero) Tbk Novel Arsyad.
Sebelumnya, warga Pesisir Barat harus menempuh perjalanan darat hingga 4–5 jam ke Bandar Lampung atau Kotabumi untuk mendapatkan layanan penyakit katastropik seperti serangan jantung atau stroke. Dengan hadirnya RSUD KH Muhammad Thohir Krui, layanan rujukan kini bisa didapatkan lebih dekat. PTPP sebagai kontraktor pelat merah mencatat proyek ini sebagai salah satu dari rangkaian pembangunan infrastruktur kesehatan yang dikerjakan perseroan di bawah koordinasi Danantara.