SUMATERA SELATAN — Grand Prix Monako akhir pekan lalu menjadi panggung dominasi Kimi Antonelli. Pembalap muda Mercedes itu sukses mengukuhkan posisinya sebagai kandidat kuat juara dunia setelah finis terdepan di sirkuit paling bergengsi kalender F1.
Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan beruntun Antonelli menjadi lima seri. Ia kini unggul aman di puncak klasemen, menjauh dari para pengejar di belakangnya.
Nasib sial kembali menimpa George Russell. Untuk akhir pekan kedua berturut-turut, pembalap Mercedes itu gagal mencetak poin setelah Steward menjatuhkan dua penalti terpisah selama balapan.
Russell yang start dari posisi cukup baik justru terlibat insiden yang membuatnya harus menjalani hukuman. Akibatnya, ia kehilangan momentum dan tidak mampu bersaing di barisan depan.
Lewis Hamilton memanfaatkan kegagalan Russell dengan sempurna. Mantan rekan setimnya di Mercedes itu finis di posisi kedua, cukup untuk melompati Russell di klasemen sementara pembalap.
Hamilton kini duduk di peringkat kedua secara keseluruhan, hanya terpaut dari Antonelli. Performa konsistennya di Monako menjadi modal berharga untuk seri-seri berikutnya.
Kabar gembira datang dari tim pendatang baru, Cadillac. Sergio Perez finis di posisi kesepuluh dan mengumpulkan poin F1 pertama untuk tim Amerika tersebut.
Pencapaian ini menjadi momen bersejarah bagi Cadillac yang baru bergabung musim ini. Perez mampu bertahan dari tekanan pembalap lain di sirkuit sempit Monako yang terkenal sulit untuk melakukan overtake.
Charles Leclerc harus puas finis di posisi keempat untuk Ferrari di kandang sendiri. Sementara itu, Oscar Piastri dari McLaren berhasil naik ke peringkat kelima, unggul atas rekan setimnya Lando Norris.
Fernando Alonso nyaris membawa pulang poin untuk Aston Martin. Pembalap veteran Spanyol itu finis di posisi ke-11, hanya terpaut satu langkah dari zona poin.
Dengan hasil ini, persaingan gelar juara dunia F1 2026 semakin menarik. Antonelli memimpin dengan nyaman, namun musim masih panjang dan kejutan bisa terjadi kapan saja.