Pemprov Sumsel Tanggung Akomodasi hingga Pemulangan Jenazah Korban Bus ALS, Satu Korban Masih Dirawat

Penulis: Amril Fauzan  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31:01 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru pastikan akomodasi dan pemulangan jenazah korban kecelakaan bus ALS ditanggung pemerintah.

PALEMBANG — Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan pihaknya memberikan penanganan maksimal bagi para korban kecelakaan bus ALS yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara. Bantuan tidak hanya terbatas pada perawatan medis, tetapi juga mencakup kebutuhan logistik keluarga selama proses identifikasi dan pemulangan jenazah.

"Kita bantu mulai dari akomodasi, penginapan, hotel, makan dan minum keluarga korban, hingga transportasi yang layak. Kita berikan yang terbaik bagi korban dan keluarga korban," kata Herman Deru di Palembang, Jumat (22/5/2026).

Fasilitas Kesehatan dan Tim DVI Dikerahkan

Kepala Dinkes Sumsel dr Trisnawarman merinci, fasilitas yang disiapkan meliputi akomodasi dan konsumsi keluarga selama proses ante mortem dan post mortem, penyediaan peti jenazah, hingga transportasi dari hotel ke RS Bhayangkara. Dinkes Sumsel juga menugaskan delapan dokter dan perawat untuk membantu tim DVI Polda Sumsel.

Total tenaga medis yang diturunkan sejak hari pertama mencapai 34 orang. Rinciannya, 10 dokter dan perawat dari Dinkes Sumsel, 20 personel dari RS Bhayangkara dan Dokkes Polda Sumsel, serta empat orang tim forensik dari RS Polri Pusat.

Biaya Perawatan Ditanggung Jasa Raharja dan BPJS

Seluruh biaya perawatan korban bus ALS ditanggung melalui skema Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan. Hingga saat ini, tersisa satu korban yang masih menjalani pemulihan di RS Bhayangkara. Kendala terbesar di lokasi kejadian adalah sulitnya identifikasi korban karena luka bakar berat.

"Dinkes Sumsel juga melakukan pendampingan kepada keluarga korban, membantu administrasi surat-menyurat, menyediakan ambulans untuk mengantar jenazah ke Muratara, serta hadir dalam setiap press release," ujar Trisnawarman.

Koordinasi Antisipasi Bencana Massal ke Depan

Pemprov Sumsel bersama Polda Sumsel, pemerintah kabupaten, Jasa Raharja, dan RS Bhayangkara terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan jika terjadi kecelakaan massal di masa mendatang. Dinkes Sumsel juga berkoordinasi dengan Dinkes se-Sumsel untuk mitigasi bencana serupa.

Trisnawarman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan saat bepergian. "Jangan lupa menyiapkan data-data lengkap, memilih perjalanan yang memiliki manifes penumpang, serta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat," pesannya.

Reporter: Amril Fauzan
Sumber: sumselsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top