AS Tolak Iran Bermarkas Penuh di Wilayahnya, Meksiko Tampung Timnas Iran Selama Piala Dunia 2026

Penulis: Hamdani Putra  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 12:21:01 WIB
Presiden Meksiko mengonfirmasi penolakan AS terhadap markas penuh Timnas Iran selama Piala Dunia 2026.

SUMATERA SELATAN — Penolakan Washington terhadap keberadaan penuh skuad Iran di Amerika Serikat dikonfirmasi langsung oleh Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum. Dalam konferensi pers yang dikutip France24, ia mengungkapkan FIFA telah meminta bantuan pemerintah Meksiko setelah otoritas AS menolak proposal awal Iran untuk menjadikan Arizona sebagai basis utama selama kompetisi.

“Kami tidak punya alasan untuk menolak mereka tinggal di Meksiko,” ujar Sheinbaum.

Alasan Keamanan dan Hambatan Visa Jadi Dalih Penolakan

Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyatakan keputusan memindahkan basecamp ke Tijuana tidak semata-mata soal keamanan. Menurut Taj, langkah ini juga untuk menghindari persoalan visa yang rumit serta mempermudah akses penerbangan langsung Iran Air ke kota perbatasan tersebut.

Presiden Trump sebelumnya menegaskan Iran tetap dipersilakan tampil di Piala Dunia 2026. Namun, ia menilai keberadaan tim Iran di AS selama turnamen berlangsung berpotensi membahayakan keselamatan mereka sendiri. “Saya tidak yakin tepat bagi mereka berada di Amerika Serikat demi keamanan mereka sendiri,” ujar Trump pada Maret lalu.

Iran Tetap Main di AS, Markas di Tijuana

Meski bermarkas di Meksiko, Timnas Iran—yang dijuluki Team Melli—tetap akan menjalani seluruh pertandingan Grup G di Amerika Serikat. Mereka dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles, serta melawan Mesir di Seattle.

FIFA telah mengonfirmasi perpindahan markas tim dari Arizona ke Tijuana, kota yang berada tepat di perbatasan AS-Meksiko. Langkah ini menjadi solusi kompromi agar Iran tetap dapat tampil tanpa harus menetap penuh di wilayah Amerika Serikat.

Rumor Pencoretan Iran Mereda, FIFA Tak Ubah Jadwal

Ketegangan diplomatik antara Iran, AS, dan Israel dalam beberapa bulan terakhir sempat memicu spekulasi bahwa Iran bisa dicoret dari Piala Dunia 2026. Pada April lalu, utusan Trump untuk kemitraan global, Paolo Zampolli, bahkan menyarankan Italia sebagai pengganti Iran di turnamen tersebut.

Namun FIFA akhirnya mempertahankan Iran sebagai peserta resmi dan tidak mengubah jadwal pertandingan Grup G. Iran lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tampil dominan pada putaran ketiga kualifikasi zona Asia tahun lalu. Ini menjadi penampilan keempat beruntun Team Melli di ajang sepak bola terbesar dunia.

Reporter: Hamdani Putra
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top