PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memaparkan sederet indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif saat provinsi itu genap berusia 80 tahun pada 15 Mei 2026. Dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sumsel, ia menyebut sejumlah capaian strategis yang diraih sepanjang 2025 hingga awal 2026.
Pertumbuhan ekonomi Sumsel pada 2025 mencapai 5,35 persen. Angka ini menjadi yang tertinggi kedua di Pulau Sumatera. Herman Deru mengatakan capaian tersebut menunjukkan fundamental ekonomi daerah tetap kuat di tengah dinamika global.
Tingkat kemiskinan ekstrem Sumsel turun menjadi 0,76 persen, lebih baik dari capaian nasional. Sementara angka kemiskinan umum berhasil ditekan ke level 9,85 persen. Penurunan ini disebut sebagai hasil dari program-program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang berjalan konsisten.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel meningkat menjadi 74,76 dan mempertahankan status kategori tinggi selama tujuh tahun berturut-turut. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga turun menjadi 3,59 persen pada 2025.
Pemprov Sumsel saat ini menjalankan 12 program strategis prioritas. Beberapa di antaranya adalah pembangunan New Palembang Port Tanjung Carat, Program Berkat (Berobat Gratis Ber-KTP), Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, Pendidikan Berkeadilan, serta 100.000 Sultan Muda Sumsel. Program revitalisasi pasar tradisional dan infrastruktur tuntas merata juga masuk dalam daftar prioritas.
Sepanjang 2025 hingga awal 2026, Sumsel meraih sejumlah penghargaan nasional. Di antaranya Predikat Provinsi Terinovatif Nasional dalam Innovative Government Award (IGA), penghargaan TPID terbaik wilayah Sumatera, UHC Awards 2026, hingga penghargaan penurunan prevalensi stunting terbaik tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni. “Tanjak emas di kepala raja merupakan simbol kebesaran budaya kita. Selamat ulang tahun Sumatera Selatan tercinta, semoga rakyatnya semakin sejahtera,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan tiga makna penting dalam setiap peringatan hari jadi: momentum bersyukur, evaluasi capaian pembangunan, serta penyesuaian dan inovasi menghadapi dinamika zaman. “Sejarah panjang itu bukan sekadar catatan masa lalu, tetapi sumber nilai dan filosofi hidup dalam membangun masa depan Sumatera Selatan,” katanya.
Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie menyampaikan rasa syukur atas kemajuan yang telah dicapai. Ia berharap momentum HUT ke-80 semakin memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan peringatan hari jadi, antara lain pengobatan gratis, pasar murah, bazar UMKM, lomba kebersihan kantor, penanaman pohon serentak, bakti sosial, hingga Festival Sriwijaya.