BMKG Catat 1.381 Titik Panas di Sumatra, 753 Hotspot Membara di Sumatera Selatan

Penulis: Fauzan Akbar  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:33:31 WIB
BMKG mencatat 1.381 titik panas di Sumatra dengan 753 titik terkonsentrasi di Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Ranti Kurniati, menyebut pemantauan pagi menunjukkan sebaran titik panas terkonsentrasi di bagian selatan Sumatra. Angka 753 titik di Sumatera Selatan jauh melampaui wilayah lain di pulau tersebut.

"Total titik panas wilayah Sumatera sebanyak 1.381 titik," kata Ranti Kurniati.

Sebaran Titik Panas per Provinsi

Selain Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, sejumlah provinsi lain turut menyumbang titik panas dalam pantauan tersebut. Berikut rinciannya:

  • Sumatera Selatan: 753 titik
  • Kepulauan Bangka Belitung: 357 titik
  • Lampung: 183 titik
  • Jambi: 82 titik
  • Bengkulu: 3 titik
  • Sumatera Barat: 2 titik
  • Riau: 1 titik (Kabupaten Indragiri Hilir)

Riau Minim Hotspot, tetapi Asap Masih Tebal

Riau hanya mencatat satu titik panas, tetapi kabut asap tetap dilaporkan pekat di sejumlah wilayah. Kondisi itu membuat kekhawatiran terhadap kualitas udara belum sepenuhnya hilang.

BMKG meminta masyarakat tidak mengabaikan risiko kesehatan meski jumlah titik panas di daerahnya rendah. Paparan asap disebut paling berbahaya bagi anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan.

Imbauan Masker dan Pembatasan Aktivitas Luar Ruang

Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang disarankan untuk mengurangi paparan asap. Warga juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah bila kondisi asap semakin pekat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap bagi kesehatan, terutama sistem pernapasan," demikian imbauan BMKG Stasiun Pekanbaru.

BMKG mengingatkan warga untuk terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara di lingkungan masing-masing. Langkah perlindungan bisa disesuaikan dengan tingkat kepadatan asap yang muncul di tiap daerah.

Reporter: Fauzan Akbar
Sumber: m.halloriau.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top