SUMATERA SELATAN — Apple dikabarkan bakal memperkenalkan MacBook layar sentuh pertamanya pada 27 Oktober 2026, menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg. Perangkat ini disebut membawa nama MacBook Ultra dengan chip M5 Pro dan M5 Max, serta antarmuka dinamis yang menyesuaikan metode input. Kabar ini menjadi penanda penting bagi pengguna yang selama ini menantikan laptop sentuh dari Apple.
Bloomberg melaporkan bahwa Apple tengah menyiapkan debut MacBook layar sentuh pertamanya pada 27 Oktober 2026. Tanggal tersebut disebut sebagai perkiraan waktu peluncuran, bukan jadwal resmi yang sudah dikonfirmasi perusahaan.
Rumor soal laptop kelas atas Apple dengan kemampuan layar sentuh sudah beredar sejak 2023. Laporan terbaru menyebut perangkat ini bakal membawa antarmuka dinamis yang mampu beradaptasi dengan berbagai metode input, meski detail cara kerjanya belum diungkap.
Pilihan chip M5 Pro dan M5 Max muncul karena laporan sebelumnya menyebut Apple tidak akan menghadirkan versi chip M6 untuk segmen profesional. Kedua chip tersebut saat ini sudah dipakai di model MacBook Pro kelas atas.
Selain MacBook layar sentuh, presentasi Apple diperkirakan mencakup sejumlah produk lain. Sumber anonim Bloomberg menyebut perusahaan berpotensi memperkenalkan iPad Mini yang didesain ulang dengan layar OLED.
Apple juga disebut menyiapkan pembaruan pada MacBook Pro 14 inci dan iMac entry level. Keduanya akan memperoleh chip M6 yang memulai debutnya lewat pembaruan Mac mini.
Saat ini, MacBook Pro kelas bawah masih menggunakan chip M5, sedangkan iMac mengandalkan chip M4. Pembaruan tersebut menjadi bagian dari penyegaran lini komputer Apple.
Agenda Apple pada Oktober 2026 tidak hanya berfokus pada komputer dan tablet. Perusahaan dijadwalkan memperkenalkan koleksi baru perangkat rumah pintar pada 13 Oktober.
Rangkaian peluncuran ini mengikuti debut musim panas iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple. Jadwal yang padat tersebut menunjukkan Apple tengah menyiapkan sejumlah kategori produk dalam waktu berdekatan.
Kehadiran MacBook layar sentuh menandai perubahan pendekatan Apple di segmen laptop premium. Selama bertahun-tahun, Apple konsisten menolak menghadirkan layar sentuh di Mac dan memilih iPad sebagai perangkat sentuh.
Jika terealisasi, MacBook Ultra akan bersaing langsung dengan laptop Windows premium yang sudah lebih dulu mengadopsi layar sentuh dan dukungan stylus. Pengguna Indonesia yang menantikan Mac dengan layar sentuh kemungkinan baru bisa mendapatkannya setelah peluncuran global, mengingat distribusi resmi Apple di Tanah Air biasanya menyusul beberapa waktu kemudian.
Perangkat ini paling cocok untuk profesional kreatif dan pengguna kelas atas yang menginginkan fleksibilitas input tanpa harus berpindah antara Mac dan iPad. Namun, karena semua informasi masih bersifat rumor, spesifikasi, harga, dan ketersediaan resminya perlu ditunggu hingga pengumuman Apple sendiri.