SUMATERA SELATAN — Marc Marquez memenangi sprint race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Sabtu (10/10), mengalahkan Ai Ogura dan Fabio Diginantonio yang melengkapi podium. Kemenangan ini mempertegas dominasi rider Ducati itu sebagai raja sprint race dengan koleksi 23 kemenangan, terbanyak sepanjang sejarah sprint race MotoGP.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menggelar sprint race dalam 13 putaran di Sirkuit Mandalika. Marc Marquez melintasi garis finis terdepan, disusul Ai Ogura di posisi kedua dan Fabio Diginantonio di posisi ketiga.
Hasil ini menambah panjang catatan Marquez di sesi sprint race, format balapan pendek yang digelar setengah dari jumlah putaran balapan utama.
Dilansir dari situs resmi MotoGP, Marquez kini telah memenangi sprint race di 18 sirkuit berbeda. Capaian itu melampaui rekor Jorge Martin yang menang di 15 sirkuit.
Dari sisi jumlah kemenangan, Marquez juga memimpin jauh. Ia sudah mengoleksi 23 kemenangan sprint race, sementara Martin tertinggal di angka 19.
Sprint race sendiri baru masuk kalender MotoGP sejak musim 2023. Format ini langsung menjadi ajang pembuktian kecepatan para rider dalam balapan singkat, dan Marquez tampil sebagai penguasa sejauh ini.
Podium di Mandalika terasa istimewa bagi Marquez. Dalam empat seri sebelumnya, ia gagal finis dan tiga kali harus puas dengan status DNF.
Kemenangan di sprint race setidaknya memutus rangkaian hasil buruk tersebut. Marquez kini punya modal untuk tampil kompetitif di balapan utama.
Pertanyaan besarnya, akankah Marquez melengkapi "buka puasa" dengan memenangi seri balapan utama pada Minggu (11/10) besok siang? Balapan utama akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi Marquez di Sirkuit Mandalika.
Jika mampu finis terdepan, Marquez tak hanya menambah koleksi kemenangan, tetapi juga menutup pekan Mandalika dengan hasil sempurna setelah sprint race sudah diamankan.