PALEMBANG — Enam atlet tersebut turun di sejumlah kategori pertandingan, meliputi Kyorugi Junior Putra/Putri, Poomsae Junior/Senior Putra/Putri, serta Kyukpa Junior Putra/Putri. Seleksi diselenggarakan KORMI sebagai bentuk penjaringan perwakilan Kota Palembang.
Ketua Tim SMA Taruna Indonesia Palembang, Redi Araki, menyebut keikutsertaan di ajang ini menjadi momentum bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan sekaligus membuka peluang tampil di level lebih tinggi.
"Tujuan kegiatan ini untuk menyeleksi atlet-atlet junior menuju Pekan Olahraga Provinsi yang akan diadakan di Muara Enim kurang lebih bulan November. Kegiatan ini diselenggarakan KORMI sebagai bentuk seleksi perwakilan dari Kota Palembang," ujar Redi.
Redi menyebut peserta yang tampil di seleksi ForProv II Sumsel 2026 merupakan atlet muda yang diproyeksikan menjadi bibit unggulan. Kondisi itu membuat persaingan berlangsung ketat.
Meski demikian, semangat keenam atlet dinilai tidak surut. Tim tetap memasang target realistis sambil memotivasi para atlet tampil maksimal di setiap pertandingan.
"Target kami minimal juara harapan III atau juara III. Saingannya luar biasa karena yang ikut ini para bibit-bibit unggulan. Tetapi semua atlet yang kami bawa tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik untuk Tim Taruna Indonesia Palembang," katanya.
Bagi Redi, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran. Mental bertanding, pengalaman, disiplin, serta keberanian menghadapi lawan yang lebih kuat juga menjadi bagian penting dari pembinaan atlet muda.
Setiap pertandingan diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para atlet untuk terus berkembang.
Perjuangan atlet SMA Taruna Indonesia Palembang tidak berhenti di seleksi ForProv II Sumsel 2026. Redi mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan agenda berikutnya dengan membidik Open Turnamen ITF Kota Palembang pada Desember mendatang.
Kejuaraan tersebut akan menjadi kesempatan bagi para atlet mengasah kemampuan sekaligus mengejar peluang melangkah ke tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
"Perlu diketahui, nanti pada bulan Desember akan ada Open Turnamen ITF Kota Palembang. Insyaallah kami akan mengikuti kejuaraan tersebut untuk lolos ke tingkat Provinsi Sumsel," ungkapnya.
Dukungan sekolah disebut menjadi salah satu kekuatan penting bagi Tim Taekwondo SMA Taruna Indonesia Palembang. Redi menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMA Taruna Indonesia Palembang, Arizal Yustian, S.Pd., M.Si., Gr., yang dinilainya memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas dan prestasi siswa di bidang olahraga.
Dukungan itu, kata Redi, menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan berprestasi tanpa mengesampingkan pendidikan.
"Alhamdulillah, kepala sekolah kami sangat mendukung karena beliau yakin murid-muridnya bisa berprestasi dan mampu memberikan yang terbaik untuk sekolah, serta mengharumkan nama sekolah hingga ke tingkat nasional," katanya.
Redi berharap dukungan tersebut terus menjadi energi positif bagi para atlet dalam menghadapi berbagai kompetisi ke depan. Ia pun berpesan agar para atlet tidak mudah puas dengan hasil yang telah dicapai.
"Tetaplah berlatih, jangan lelah untuk belajar, dan raihlah kemenangan dengan sportivitas yang dijunjung tinggi," pungkas Redi.