INDRALAYA — Insiden mengerikan terjadi di kediaman pasangan Habil dan Nurhayati di Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir. Nurhayati diduga hendak menyayat leher bayi mereka yang baru berusia 11 hari, Elzio Rayyan, menggunakan sebilah pisau.
Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur menyatakan aksi itu terhenti setelah Habil terbangun dari tidurnya. "Saksi mata yang juga ayah korban terbangun dan melihat istrinya menempelkan pisau di leher anak mereka," kata Mansyur, Jumat (25/9).
Habil langsung bergerak merebut pisau dari tangan istrinya. Dalam perebutan senjata tajam itu, leher bayi tetap terkena sayatan sebelum pisau akhirnya berhasil diamankan.
"Saat terjadi perebutan senjata tajam tersebut, leher korban tersayat pisau. Setelah itu pisau diamankan ayah korban," terang Mansyur.
Korban langsung dilarikan ke RSUP Mohammad Hoesin Palembang untuk mendapat perawatan intensif. Tim medis dilaporkan telah melakukan tindakan operasi terhadap bayi malang tersebut.
Hingga kini, Nurhayati masih tak sadarkan diri di kediamannya. Kondisi syok membuatnya belum bisa dimintai keterangan oleh aparat kepolisian.
Kasatres PPA-PPO Polres Ogan Ilir Iptu Tri Nensy mengatakan pihaknya telah mengecek situasi di tempat kejadian perkara dan memantau kondisi bayi di rumah sakit. "Untuk sementara yang bersangkutan dari pihak keluarga belum membuat laporan kepolisian. Pihak keluarga masih fokus ke proses kesehatan anak," kata Nensy dihubungi terpisah.
Polisi belum menerima laporan resmi dari keluarga terkait peristiwa ini. Pihak keluarga disebut masih memprioritaskan pemulihan kesehatan bayi.
"Untuk kondisi bayi, sudah mendapatkan tindakan operasi dari dokter. Selanjutnya masih dilakukan tindakan observasi memantau kesehatan bayi. Kami masih menunggu laporan keluarga. Sembari memonitor kondisi si ibu dan bayi selanjutnya," jelas Kasat.
Aparat kepolisian terus memantau perkembangan kondisi ibu dan bayi sambil menunggu langkah hukum yang akan ditempuh keluarga.