Rata-rata Rawat Inap di Sumsel 5 Hari, Prabumulih Catat Durasi Tertinggi Pasien Laki-laki Capai 10 Hari

Penulis: Hamdani Putra  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:15:01 WIB
Rata-rata lama rawat inap di Sumsel mencapai lima hari dengan variasi antar daerah dan jenis kelamin pasien.

PALEMBANG — Angka rawat inap di Sumatera Selatan menunjukkan disparitas yang cukup lebar, tidak hanya antarwilayah tetapi juga berdasarkan jenis kelamin pasien. Data terbaru mengungkap bahwa rata-rata lama perawatan di Prabumulih untuk pasien laki-laki hampir dua kali lipat dari rata-rata provinsi.

Prabumulih Puncaki Daftar, Pasien Laki-laki Rawat Inap 10 Hari

Kota Prabumulih menjadi daerah dengan rata-rata rawat inap pasien laki-laki tertinggi di Sumsel, yakni 10 hari. Sementara itu, rata-rata gabungan pasien laki-laki dan perempuan di kota tersebut tercatat enam hari, masih di atas rata-rata provinsi.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Muara Enim dan Kota Lubuk Linggau. Di kedua daerah ini, pasien perempuan justru menjalani perawatan paling lama, dengan rata-rata tujuh hari. Angka ini dua hari lebih panjang dari rata-rata provinsi.

Kabupaten OKU: Pasien Laki-laki Rawat Tujuh Hari, Perempuan Hanya Empat Hari

Pola berbeda terlihat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pasien laki-laki di sana rata-rata dirawat selama tujuh hari, sementara pasien perempuan hanya empat hari. Perbedaan tiga hari ini menjadi salah satu kesenjangan gender terbesar dalam data rawat inap di Sumsel.

Selain Prabumulih, Muara Enim, dan Lubuk Linggau, daerah lain dengan rata-rata rawat inap gabungan enam hari adalah Kabupaten PALI dan Kota Palembang. Angka ini satu hari lebih tinggi dari rata-rata provinsi yang berada di angka lima hari.

Musi Banyuasin Paling Singkat, Rata-rata Hanya Tiga Hari

Di sisi lain, Kabupaten Musi Banyuasin mencatat rata-rata rawat inap gabungan paling singkat, yakni tiga hari. Untuk pasien laki-laki, rata-ratanya empat hari, sedangkan perempuan tiga hari.

Sejumlah daerah lain seperti Lahat, Musi Rawas, OKU Selatan, OKU Timur, Ogan Ilir, dan Empat Lawang mencatat rata-rata sekitar empat hari. Sementara Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Musi Rawas Utara, dan Pagar Alam berada di kisaran lima hari.

Faktor yang Memengaruhi Durasi Rawat Inap

Perbedaan durasi perawatan antar daerah dan jenis kelamin ini dipengaruhi sejumlah faktor. Mulai dari jenis penyakit yang ditangani, tingkat keparahan pasien saat masuk rumah sakit, hingga kapasitas dan layanan fasilitas kesehatan di masing-masing wilayah.

Data ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi mutu layanan kesehatan. Durasi rawat inap yang lebih panjang bisa mengindikasikan kasus yang lebih berat, atau sebaliknya, efisiensi penanganan yang perlu ditingkatkan.

Reporter: Hamdani Putra
Sumber: sumsel.akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top