PALEMBANG — Tiga kabupaten di Sumatera Selatan menjadi lokasi kegiatan sosial Polda Sumsel dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Pelaksanaan serentak pada Kamis (25/6/2026) ini menyasar tiga sektor berbeda: hunian layak, sanitasi, dan tempat ibadah. Kapolda Sumsel menyebut program ini sebagai implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan dan kepedulian sosial.
Di Kabupaten OKU, sasaran program adalah rumah milik Ibu Wartini di Jalan Air Bungur, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur. Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo meresmikan langsung hasil bedah rumah yang sebelumnya tidak layak huni.
“Rumah yang sebelumnya kurang layak huni kini telah direnovasi sehingga menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman,” demikian keterangan tertulis yang diterima dari Bidang Humas Polda Sumsel. Keluarga penerima manfaat menyambut program ini dengan haru, mengingat renovasi tersebut membawa harapan baru bagi mereka untuk memiliki hunian yang memadai.
Sementara di Kabupaten OKI, Polres setempat meresmikan renovasi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Jalan Cokro Aminoto, Kelurahan Cintaraja, Kecamatan Kayuagung. Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto hadir langsung dalam peresmian yang juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial kepada warga sekitar.
Pembangunan MCK ini dinilai krusial untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan. “Sanitasi yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya. Polres OKI berharap fasilitas ini mendorong warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.
Di Kabupaten Musi Rawas, kegiatan sosial mengambil bentuk berbeda. Jajaran Polsek STL Ulu Terawas, Polres Musi Rawas, menggelar bakti religi di Masjid Al Kautsar, Kelurahan Terawas. Kegiatan diisi dengan gotong royong membersihkan area masjid bersama masyarakat setempat.
“Bakti religi ini menjadi simbol kebersamaan antara Polri dan warga dalam menjaga lingkungan serta memperkuat nilai toleransi dan kepedulian sosial,” kata Kombes Pol Nandang. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat di tingkat akar rumput.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 bukan sekadar seremoni institusi. “Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan sosial masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Kapolda.
Menurutnya, program bedah rumah dan pembangunan fasilitas sanitasi merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan dampak positif dan mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan produktif di Sumatera Selatan.