Kapolda Sumsel Pimpin Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80, 20.000 Paket Sembako dan 5.000 Alat Kesehatan Disalurkan ke Warga

Penulis: Fauzan Akbar  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 14:19:01 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian memimpin penyaluran 20.000 paket sembako dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

PALEMBANG — Rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 di Sumatera Selatan tidak hanya diisi dengan upacara seremonial. Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel menggelar bakti sosial skala besar dengan menyalurkan bantuan sembako dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Ryanto Djajadi memimpin langsung kegiatan yang berlangsung di sejumlah titik di Palembang dan sekitarnya. Bantuan yang disalurkan mencapai puluhan ribu paket, menjadikannya salah satu agenda sosial terbesar dalam perayaan institusi tahun ini.

Rincian Bantuan yang Disalurkan ke Masyarakat

Dalam bakti sosial tersebut, Polda Sumsel menyiapkan setidaknya 20.000 paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula. Selain itu, sebanyak 5.000 paket alat kesehatan dan vitamin juga dibagikan secara gratis kepada warga.

Bantuan tidak hanya bersifat material. Polda Sumsel juga membuka posko pengobatan gratis dan pelayanan administrasi kependudukan keliling. Warga yang hadir tampak antre untuk mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah hingga konsultasi kesehatan umum.

Mengapa Bakti Sosial Ini Penting bagi Warga Sumsel?

Tekanan ekonomi pasca-pandemi dan fluktuasi harga bahan pokok masih dirasakan sebagian masyarakat Sumatera Selatan. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk intervensi langsung kepolisian di luar tugas penegakan hukum.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian institusi terhadap masyarakat. “Hari Bhayangkara bukan hanya milik polisi, tetapi milik seluruh rakyat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan meringankan beban warga yang membutuhkan,” kata Irjen Pol Andi Rian dalam sambutannya.

Jangkauan dan Dampak Langsung ke Warga

Penyaluran bantuan difokuskan pada warga di kelurahan dan kampung-kampung yang masuk dalam kategori kantong kemiskinan di Palembang dan sekitarnya. Petugas dari Bhabinkamtibmas turun langsung mendata penerima agar bantuan tepat sasaran.

Seorang warga penerima bantuan, Siti (52), mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Alhamdulillah, dapat beras dan minyak. Lumayan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya saat ditemui di lokasi bakti sosial.

Apa Langkah Selanjutnya dari Polda Sumsel?

Polda Sumsel berencana melanjutkan program serupa secara berkala, tidak hanya saat Hari Bhayangkara. Ke depan, bakti sosial akan dikombinasikan dengan program cooling system menjelang Pilkada Serentak 2024 untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra polisi yang humanis dan dekat dengan rakyat. Dengan jangkauan bantuan yang luas, diharapkan sinergi antara aparat dan masyarakat semakin erat.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apakah bakti sosial ini hanya digelar di Palembang?
Tidak. Selain di Palembang, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polres di seluruh Sumatera Selatan. Setiap Polres menyesuaikan jumlah bantuan dengan kebutuhan wilayah masing-masing.

Bagaimana cara warga mendapatkan bantuan sembako dari Polda Sumsel?
Warga yang masuk dalam data penerima manfaat akan diundang melalui kelurahan atau RT/RW setempat. Bhabinkamtibmas juga turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi data penerima agar bantuan tepat sasaran.

Reporter: Fauzan Akbar
Sumber: buser86.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top