PALEMBANG — Ketua Umum AMPHURI Firman M Nur menyatakan Mukernas 2026 menjadi momentum penting bagi organisasi untuk mengokohkan langkah strategis dalam memperjuangkan kepentingan umat. Agenda ini diikuti seluruh anggota dan diselenggarakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AMPHURI.
Firman menyoroti terbitnya UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang diundangkan pada 4 September 2025. Menurutnya, di satu sisi regulasi ini membuka babak baru pelayanan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
"Namun di sisi lain, terdapat kekhawatiran bahwa sentralisasi pengelolaan dapat mengurangi peran pelaku usaha dalam ekosistem haji dan umrah," kata Firman dalam sambutannya di Palembang, Selasa malam.
Ia menambahkan bahwa masa depan tata kelola haji dan umrah Indonesia saat ini diarahkan pada penguatan perlindungan jamaah, digitalisasi layanan, dan keberlanjutan ekosistem ekonomi berbasis keumatan.
Mukernas 2026 juga menghadirkan dialog publik yang membahas isu e-Wallet Umrah, sebuah gagasan yang sempat diwacanakan oleh Menteri Haji dan Umrah. Dialog ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Haji dan Umrah serta pelaku usaha perjalanan ibadah haji dan umrah.
Pembahasan e-Wallet menjadi krusial karena berpotensi mengubah pola transaksi dan aliran dana dalam penyelenggaraan umrah. AMPHURI ingin memastikan sistem baru ini tidak merugikan anggota yang telah lama membangun ekosistem bisnis.
Dalam kesempatan yang sama, AMPHURI menerima Anugerah Prakarsa Inklusi (API) dari Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia. Penghargaan diberikan atas komitmen AMPHURI dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang inklusif bagi penyandang disabilitas sejak 2024 hingga 2026.
"Kami patut bersyukur dan bangga atas apresiasi yang diberikan KND. Ini menjadi motivasi bagi AMPHURI untuk terus menghadirkan layanan haji yang ramah dan inklusif bagi seluruh jamaah," ujar Firman mengutip pernyataan Ketua KND, Dante Rigmalia.
Mukernas 2026 juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan AMPHURI International Business Forum (AIBF). Forum bisnis ini mempertemukan anggota AMPHURI dengan mitra strategis nasional dan internasional dari Arab Saudi, Turki, dan Mesir untuk memperkuat kerja sama di sektor haji, umrah, dan wisata muslim.
Dalam ajang yang sama, AMPHURI memberikan penghargaan AMPHURI Award kepada media yang dinilai berkontribusi dalam mendukung ekosistem haji dan umrah. Mengusung tema "Kokoh Berlabuh, Tangguh Menempuh", Mukernas 2026 menjadi wadah konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran AMPHURI sebagai organisasi profesional dalam membina dan memberdayakan anggotanya.