PALEMBANG — Perubahan wajah kereta makan ini diresmikan langsung oleh Executive Vice President Divre III Palembang, Sofan Hidayah, pada Selasa (23/6). Kereta yang diproduksi di Balai Yasa Tegal pada Mei 2025 itu kini mulai beroperasi melayani pelanggan di rute yang menghubungkan Sumatera Selatan bagian timur dan barat.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyebut transformasi ini sebagai respons terhadap perubahan ekspektasi penumpang. “Kami ingin menghadirkan suasana perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan,” ujarnya.
Dalam praktiknya, kereta makan New Generation menghadirkan interior yang lebih estetik dengan tata cahaya dan furnitur yang diperbarui. Konsep ini lazim ditemui di kereta api eksekutif jarak jauh di Pulau Jawa, namun masih tergolong baru untuk kelas campuran seperti KA Sindang Marga.
KA Sindang Marga melayani rute strategis sepanjang 315 kilometer dari Kertapati di Palembang hingga Lubuk Linggau di perbatasan Bengkulu. Rute ini menjadi tulang punggung mobilitas warga di Sumatera Selatan bagian barat yang selama ini mengandalkan moda darat.
Dengan menghadirkan kereta makan yang lebih modern, KAI tidak hanya meningkatkan kenyamanan tetapi juga bersaing dengan moda transportasi lain seperti bus antarkota dan travel. Perjalanan yang memakan waktu sekitar 6-7 jam ini membutuhkan fasilitas penunjang yang memadai, terutama bagi penumpang yang membawa anak kecil atau memiliki kebutuhan khusus selama perjalanan.
Perubahan ini dirasakan langsung oleh penumpang yang biasa menggunakan jasa kereta api untuk perjalanan dinas maupun mudik lokal. Dengan adanya kereta makan yang lebih nyaman, penumpang dapat menikmati hidangan tanpa harus khawatir dengan kebersihan atau kenyamanan tempat duduk.
KAI Divre III Palembang sendiri terus melakukan transformasi layanan secara bertahap. Sebelumnya, beberapa stasiun di wilayah Sumatera Selatan juga telah mengalami renovasi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Secara desain, kereta makan baru ini mengadopsi konsep open space dengan pencahayaan yang lebih terang dan ergonomis. Material kursi dan meja juga diperbarui agar lebih mudah dibersihkan dan tahan lama. Ini penting mengingat kereta makan adalah salah satu area dengan lalu lintas penumpang tertinggi selama perjalanan.
Selain itu, tata letak dapur dan area penyajian juga dioptimalkan agar petugas dapat melayani lebih cepat. Hal ini mengurangi waktu tunggu penumpang saat memesan makanan atau minuman.
Apakah semua kelas di KA Sindang Marga bisa mengakses kereta makan ini?
Ya, kereta makan dapat diakses oleh seluruh penumpang KA Sindang Marga tanpa memandang kelas. Penumpang dapat membeli makanan dan minuman selama perjalanan.
Apakah menu yang disajikan berbeda dari sebelumnya?
Bahan berita tidak menyebutkan perubahan menu secara spesifik. Namun, dengan konsep baru, biasanya KAI juga melakukan penyesuaian pada pilihan hidangan yang ditawarkan.