PALEMBANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang masih kekurangan sekitar 2.000 kantong darah setiap bulannya. Saat ini, stok yang tersedia baru sekitar 5.000 kantong, sementara kebutuhan rumah sakit mencapai 7.000 kantong.
Untuk menekan kesenjangan itu, PMI menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palembang. Pada pelaksanaan perdana, Jumat, target 100 kantong darah berhasil terpenuhi.
Ketua PMI Kota Palembang Dewi Sastrani mengatakan kerja sama ini bukan agenda sesaat. Aksi donor darah akan dijadwalkan setiap tiga bulan sekali agar pasokan darah tetap terjaga.
"Kami berharap sosialisasi ini dapat menyasar seluruh jajaran pengurus PGRI Kota Palembang dan seluruh guru yang ada di daerah ini," ujar Dewi, Jumat.
Menurutnya, keterlibatan organisasi seperti PGRI sangat krusial. PMI kerap mengalami defisit stok darah karena kebutuhan pasien di rumah sakit jauh lebih tinggi dibandingkan pasokan yang ada.
Ketua PGRI Kota Palembang Ahmad Zulinto mengungkapkan, ide kerja sama ini berawal dari informasi Ketua PMI soal kekurangan 2.000 kantong darah setiap bulan. PGRI pun berkomitmen membantu menutup kekurangan tersebut secara bertahap.
"Target kami memang belum terlalu banyak, baru 100 kantong, dan alhamdulillah hari ini terpenuhi. Untuk tiga bulan kemudian, kami akan menaikkan target menjadi 200 kantong," kata Zulinto.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah agar partisipasi guru meningkat. Donor darah, menurut Zulinto, tidak hanya bernilai ibadah tetapi juga baik untuk kesehatan pendonor.
Kebutuhan darah di Palembang tergolong tinggi karena banyaknya rumah sakit rujukan di Sumatera Selatan. PMI mencatat, kebutuhan riil mencapai 7.000 kantong per bulan, namun pasokan baru bisa memenuhi sekitar 5.000 kantong.
Selain menggandeng PGRI, PMI Palembang aktif menggelar donor darah di berbagai komunitas dan instansi. Kekurangan 2.000 kantong darah per bulan menjadi pekerjaan rumah yang terus diupayakan.
Dengan adanya program rutin dari PGRI, PMI berharap defisit stok darah bisa berkurang secara signifikan dalam beberapa bulan ke depan.