PALEMBANG — Gelombang kepulangan jamaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung melalui Debarkasi Palembang hampir rampung. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sumatera Selatan M Arkan Nurwahiddin melaporkan total 5.303 orang telah tiba, termasuk 48 petugas kloter.
Kloter 12 menjadi rombongan terakhir yang mendarat di Palembang pada Kamis (18/6) sore. Jumlah jamaah dalam kloter tersebut berkurang dari 439 orang saat berangkat menjadi 435 orang saat kembali ke Indonesia.
Satu jamaah atas nama Ngadiyo Resodiryo Adam (63), asal Kabupaten Musi Rawas, dilaporkan wafat di Tanah Suci. Selain itu, tiga jamaah lainnya telah kembali lebih awal melalui mekanisme tanazul.
Mekanisme tanazul memungkinkan jamaah pulang mendahului kloter asalnya karena alasan kesehatan atau kondisi tertentu. Tiga jamaah yang menggunakan skema ini adalah Lismawati Saholi asal Kabupaten Empat Lawang yang pulang bersama kloter 2, serta Mulyadi Anwar Muntoho dan Katini Sipon Joyonadi asal Kota Palembang yang pulang bersama kloter 6.
Staf Ahli Bidang Manajemen dan Transformasi Layanan Publik Kementerian Haji RI Ramadhan Harisman mengingatkan jamaah agar mempertahankan kebiasaan baik yang sudah dibangun selama di Tanah Suci.
"Yang menjadi tantangan setelah pulang adalah menjaga kemabruran haji. Karena itu, kebiasaan-kebiasaan baik yang telah dilakukan selama di Saudi Arabia hendaknya terus dilanjutkan," ujarnya.
Ia mendorong jamaah untuk tetap menjalankan shalat berjamaah tepat waktu, bersedekah, membaca Al Quran, dan berdzikir dalam kehidupan sehari-hari. Ramadhan juga bersyukur karena seluruh jamaah yang tiba bersama kloter 12 dalam kondisi sehat.
"Alhamdulillah jamaah yang kembali bersama kloter 12 semuanya dalam keadaan sehat. Semoga ibadah hajinya menjadi haji yang mabrur," kata Ramadhan.