PALEMBANG — Rakerda yang mengusung tema “Mendorong Profesionalisme Profesi Satuan Pengamanan yang Memiliki Kompetensi” itu dihadiri oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, Ketua Umum BPD ABUJAPI Sumsel H. Hairil Anwar Moerni, serta pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) se-Sumatera Selatan.
Kombes Pol Hari Purnomo dalam sambutannya menekankan bahwa profesi satpam kini menghadapi tekanan yang jauh lebih besar dibandingkan satu dekade lalu. Ancaman siber, terorisme, hingga kejahatan jalanan yang terorganisir menuntut kesiapsiagaan personel di lapangan.
“Tantangan yang dihadapi satuan pengamanan saat ini semakin kompleks. Solusinya adalah meningkatkan kompetensi. Kami berharap melalui Rakerda ini lahir berbagai gagasan dan ide untuk meningkatkan kualitas satpam di Sumatera Selatan,” ujarnya.
Polda Sumsel, kata dia, mendukung penuh langkah ABUJAPI dalam mewujudkan satpam yang kompeten. Pembinaan melalui pendidikan, pelatihan, penyegaran kemampuan, serta peningkatan wawasan harus terus dilakukan agar satpam mampu memberikan pelayanan keamanan yang optimal.
Ketua Umum BPD ABUJAPI Sumsel H. Hairil Anwar Moerni menegaskan bahwa satpam adalah mitra strategis Polri. Karena itu, profesi ini harus naik kelas.
“Satpam harus menjadi contoh yang baik di lingkungan kerjanya. Tidak boleh melanggar hukum dan harus mampu memberikan pelayanan yang humanis serta profesional,” tegasnya.
Dalam Rakerda tersebut, peserta membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan anggota. Beberapa di antaranya adalah kebijakan perpajakan, program BPJS Ketenagakerjaan, serta pemahaman terhadap regulasi terbaru termasuk perubahan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
“Kami ingin anggota memahami berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pekerjaan mereka sehingga dapat bekerja secara profesional dan sesuai aturan. Target akhirnya adalah perusahaan berkembang, anggota disiplin, kompeten, dan semakin sejahtera,” ujar Hairil.
Selain aspek teknis, ABUJAPI juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi para satpam. Komunikasi yang intensif antara perusahaan dan anggota terus didorong untuk menjaga kualitas pelayanan dan profesionalisme personel.
Wakil Ketua Umum ABUJAPI Sumsel, Sunardi, menambahkan bahwa Rakerda 2026 juga menghadirkan narasumber dari Dinas Tenaga Kerja, BPJS Ketenagakerjaan, dan organisasi profesi yang relevan dengan aktivitas jasa pengamanan.
“Melalui Rakerda ini, kami berharap seluruh anggota ABUJAPI dapat semakin solid dan mampu menghadirkan layanan jasa pengamanan yang profesional, kompeten, serta sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat,” pungkasnya.