PALEMBANG — Polsek Seberang Ulu II Palembang tidak hanya mengandalkan patroli rutin untuk menekan angka curanmor. Kapolsek Kompol Dedi Rahmad Hidayat bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan 14 Ulu menyambangi Kantor Honda Astra Motor Plaju untuk merancang strategi pencegahan dari sisi pengamanan kendaraan itu sendiri.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu, rombongan kepolisian disambut oleh ESS-SR Inspector Honda Astra Motor Plaju, Rina. Kapolsek mengusulkan sejumlah langkah teknis yang bisa diterapkan dealer kepada konsumen.
Dedi mendorong agar setiap pembeli sepeda motor baru diberikan edukasi soal pentingnya GPS sebagai alat pelacak. Ia bahkan mengusulkan agar pemasangan GPS menjadi program yang didukung penuh pihak Honda, baik melalui subsidi maupun penawaran khusus.
"Kami menyarankan agar pemasangan GPS bisa menjadi program yang didukung pihak Honda, baik melalui subsidi maupun penawaran khusus sehingga konsumen tertarik memasangnya pada kendaraan baru mereka," ujar Dedi kepada wartawan.
Selain GPS, ia juga mengusulkan pemberian bonus berupa kunci pengaman tambahan, seperti gembok rem cakram, kepada setiap konsumen. Langkah ini dinilai efektif sebagai pencegahan awal sebelum pelaku sempat beraksi.
Polsek SU II juga mengimbau manajemen dealer untuk memasang banner atau spanduk waspada curanmor di area parkir. Tak hanya itu, pemasangan CCTV yang diarahkan ke area parkir dan akses keluar-masuk kendaraan juga menjadi rekomendasi utama.
"Setiap kendaraan yang diparkir sebaiknya menggunakan kunci pengaman tambahan," kata Dedi menambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, Polsek SU II turut menyerahkan buku KUHP dan KUHAP terbaru kepada manajemen Honda Astra Motor Plaju. Buku tersebut diberikan sebagai bentuk edukasi dan penguatan sinergi di bidang hukum antara kepolisian dan pihak swasta.
"Kami berharap komunikasi dan koordinasi antara kepolisian dan pihak Honda terus terjalin dengan baik demi menjaga keamanan lingkungan, khususnya dari tindak pidana curanmor maupun kejahatan lainnya," pungkas Dedi.