Ratusan anggota dan pengurus SSKS turut serta dalam kegiatan yang berlangsung khidmat itu. Selain doa bersama di mushola, jajaran pengurus juga membagikan santunan kepada anak-anak yatim serta kaos seragam organisasi. Bakti sosial menyasar warga di sekitar sekretariat dan sejumlah lokasi lain di Kota Palembang.
Pendiri SSKS yang dikenal dengan nama panggung Mafia Paranormal itu menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar menebarkan kebaikan. “Alhamdulillah, pada momentum Tahun Baru Islam ini kami dapat berbagi sekaligus memperkenalkan SSKS kepada masyarakat. SSKS merupakan Silaturahmi Spiritual Kerajaan Sriwijaya yang lahir dengan semangat kebersamaan, spiritualitas, dan kepedulian sosial,” ujar Kiagus Safrizal.
Ia menambahkan, nilai-nilai sosial akan menjadi ruh utama perjalanan organisasi ke depan. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai organisasi spiritual, tetapi juga sebagai organisasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.
Di tengah pengembangan organisasi, SSKS saat ini tengah melakukan konsolidasi internal. Kiagus Safrizal menyebut sejumlah program baru tengah disiapkan, yang berorientasi pada penguatan spiritual, sosial, dan kemanusiaan. “Target kami sederhana, yakni bagaimana SSKS bisa terus bermanfaat dan mengajak masyarakat untuk melakukan hal-hal baik,” ungkapnya.
Organisasi yang berada di bawah pembinaan Sultan Iskandar itu masih dalam tahap koordinasi untuk proses pengukuhan resmi. Hingga saat ini, SSKS memiliki 17 pengurus dan didukung sekitar 1.000 anggota yang tersebar di berbagai wilayah.
Melalui semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, SSKS berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan. Kiagus Safrizal optimistis organisasi ini mampu memperkuat nilai spiritual sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial di Sumatera Selatan, khususnya Palembang. “Insyaallah kegiatan seperti ini akan terus berlanjut. Selama SSKS masih berdiri di Bumi Sriwijaya, semangat sosial dan kepedulian kepada masyarakat akan terus kami jaga,” pungkasnya.