PALEMBANG — TP PKK Kota Palembang menyadari bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik dalam membangun fondasi keluarga yang kuat. Program Soul Healing Day yang baru digelar ini menjadi ruang pemulihan emosional bagi perempuan yang mengalami luka batin.
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menegaskan bahwa keluarga yang harmonis berawal dari individu yang sehat secara fisik dan mental. “Perempuan yang memiliki ketenangan batin dan ketahanan mental dapat menjadi sumber kekuatan yang memberikan pengaruh positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” ujarnya di Palembang, Selasa.
Menurut Dewi, perempuan saat ini kerap menjalankan berbagai peran sekaligus. Tuntutan sebagai ibu, istri, pekerja, dan anggota masyarakat sering kali menimbulkan tekanan emosional yang berat tanpa disadari.
“Kelelahan mental ini tidak boleh diabaikan. Jika tidak dikelola dengan baik, dampaknya bisa merembet ke hubungan dengan pasangan, anak, dan lingkungan sosial,” tambahnya.
Melalui kegiatan Soul Healing Day, peserta diajak untuk lebih mengenali diri sendiri, mengelola emosi, serta memulihkan luka batin. Tujuannya agar mereka mampu membangun hubungan yang lebih sehat dengan orang-orang di sekitarnya.
Program ini dinilai penting karena kesehatan mental sering kali dianggap tabu untuk dibicarakan, terutama di kalangan ibu rumah tangga. Padahal, tekanan batin yang tidak tersalurkan justru bisa merusak keharmonisan keluarga.
Dewi berharap penyelenggaraan Soul Healing Day dapat menjadi momentum bagi peserta untuk memperkuat rasa syukur dan membangun semangat baru dalam menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan bermakna.
“Kami ingin perempuan Palembang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara mental. Dengan begitu, mereka bisa menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga diharapkan mendukung upaya mewujudkan keluarga yang tangguh, harmonis, dan sejahtera di Kota Palembang secara keseluruhan.