SUMATERA SELATAN — Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Book 6 Edge, laptop bertenaga Qualcomm Snapdragon X2 Elite yang menjadi penerus Galaxy Book 4 Edge. Perangkat ini cuma hadir dalam satu varian: layar 16 inci, RAM 16 GB, dan penyimpanan 1 TB. Warna yang tersedia cuma "Gray Blue", dan Samsung menjualnya eksklusif melalui website resmi dengan harga USD 2.099,99 atau setara Rp 35,4 juta (kurs Rp 16.500/USD).
Samsung kembali mengandalkan ekosistem sebagai nilai jual utama. Galaxy Book 6 Edge terintegrasi penuh dengan perangkat Galaxy lain lewat beberapa fitur bawaan:
Dengan banderol USD 2.099,99, Galaxy Book 6 Edge langsung bersaing di segmen premium. Sebagai perbandingan, MacBook Pro 16 inci dengan chip M-series dibanderol USD 2.699 tapi sudah dibekali RAM 24 GB. Sementara MacBook Pro 14 inci dengan RAM dan storage setara (16 GB/1 TB) dijual USD 1.699—jauh lebih murah.
Lebih menyakitkan lagi, pendahulunya, Galaxy Book 4 Edge, dirilis dengan harga awal USD 1.349 dua tahun lalu. Artinya, ada kenaikan harga signifikan tanpa peningkatan kapasitas RAM. Samsung juga menawarkan program trade-in hingga USD 390, tapi nilai itu cuma berlaku untuk pengguna Galaxy Book 5—pengguna laptop lain paling banter cuma dapat USD 25.
Galaxy Book 6 Edge jelas bukan untuk pemburu nilai. Dengan harga Rp 35 juta lebih dan RAM cuma 16 GB, laptop ini lebih cocok untuk pengguna setia ekosistem Samsung yang mengutamakan integrasi antar perangkat dan desain tipis. Buat yang butuh RAM besar untuk multitasking berat atau editing video, opsi dari kompetitor seperti MacBook Pro atau laptop Windows x86 lain masih lebih masuk akal. Sayangnya, untuk pasar Indonesia, belum ada konfirmasi ketersediaan resmi dari Samsung.