Kementerian PU Siapkan Rp1,65 Triliun untuk 4.127 Titik Infrastruktur Berbasis Masyarakat pada 2027

Penulis: Amril Fauzan  •  Senin, 15 Juni 2026 | 14:10:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo mengumumkan alokasi Rp1,65 triliun untuk 4.127 titik Infrastruktur Berbasis Masyarakat pada 2027.

SUMATERA SELATAN — Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan program IBM menjadi prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 karena dampaknya dinilai langsung menyentuh kebutuhan warga. Dari total alokasi tersebut, sebesar Rp1,2 triliun digelontorkan untuk sektor Cipta Karya yang mencakup 2.127 lokasi, sementara Rp450 miliar dialokasikan untuk sektor sumber daya air melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di 2.000 lokasi.

Dua Sektor Sasaran: Irigasi dan Cipta Karya

Porsi terbesar anggaran IBM berada di Direktorat Jenderal Cipta Karya. Program yang masuk di dalamnya meliputi Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS), serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

"Kami memberikan perhatian khusus pada Infrastruktur Berbasis Masyarakat. Menurut kami, IBM ini sangat penting karena dampaknya paling dekat dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat, baik dari sisi fisik maupun dari sisi ekonomi," ujar Dody dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Juni.

Sementara itu, alokasi P3TGAI di sektor sumber daya air ditargetkan untuk memperbaiki jaringan irigasi guna meningkatkan produktivitas pertanian. Kementerian PU menilai program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui perbaikan infrastruktur dasar.

Jembatan Gantung dan PISEW untuk Konektivitas Wilayah

Di luar dua sektor utama, IBM juga mencakup Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dan Pengembangan Kawasan Ekonomi (PKE). Kedua program ini diharapkan memperkuat aktivitas ekonomi di kawasan-kawasan yang selama ini minim akses.

Pembangunan jembatan gantung menjadi salah satu proyek spesifik yang disebut Menteri PU. Infrastruktur ini dinilai krusial untuk membuka akses bagi pelajar, petani, dan warga di daerah terpencil yang selama ini menghadapi keterbatasan konektivitas.

Konsolidasi Anggaran dan Target Keberlanjutan

Total pagu indikatif Kementerian PU pada 2027 sebesar Rp98,47 triliun. Dari jumlah itu, proporsi IBM memang relatif kecil, namun pemerintah menekankan aspek strategis program ini sebagai investasi yang manfaatnya berkelanjutan.

"Kami terus melakukan konsolidasi dan penajaman program agar dukungan terhadap IBM tetap terjaga dan manfaatnya berkelanjutan," kata Dody.

Kementerian PU menargetkan seluruh program IBM rampung sesuai jadwal tahun anggaran 2027. Implementasi di lapangan akan melibatkan pemerintah daerah dan kelompok masyarakat sebagai pelaksana teknis di masing-masing titik lokasi.

Reporter: Amril Fauzan
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top