5 Mobil Listrik di Bawah Rp300 Juta di Indonesia per Juni 2026, VinFast VF 3 Termurah Rp152 Juta

Penulis: Hamdani Putra  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 05:29:01 WIB
VinFast VF 3 menjadi mobil listrik paling terjangkau di Indonesia dengan harga mulai Rp152 juta.

SUMATERA SELATAN — Industri otomotif Indonesia terus menunjukkan pergeseran ke kendaraan listrik. Memasuki pertengahan 2026, pilihan mobil ramah lingkungan di segmen harga terjangkau makin beragam. Lima model yang tercatat dibanderol di bawah Rp300 juta ini menjadi opsi bagi konsumen yang ingin beralih tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

VinFast VF 3: Paling Murah dengan Skema Sewa Baterai

VinFast VF 3 menjadi primadona di segmen ini. Pabrikan asal Vietnam itu memasang harga mulai Rp152 juta. Angka tersebut berlaku jika konsumen memilih skema sewa baterai. Jika ingin membeli unit sekaligus baterainya, harganya naik menjadi sekitar Rp192,28 juta.

DFSK Seres E1 dan Wuling Air EV: Dua Varian, Dua Jarak Tempuh

Pilihan lain datang dari DFSK Seres E1 yang dibanderol mulai Rp189 juta untuk tipe B-Type EV. Varian ini mengandalkan baterai LFP 13,8 kWh dengan jarak tempuh 180 km. Untuk jarak lebih jauh, ada tipe L-Type seharga Rp219 juta yang mampu menempuh 220 km berkat baterai 16,8 kWh.

Wuling Air EV Lite juga tak kalah menarik. Harga varian Standard Range dibuka dari Rp214 juta dengan baterai 17,3 kWh dan jarak tempuh 200 km. Sedangkan varian Long Range yang dibanderol Rp251 juta menawarkan kapasitas baterai 26,7 kWh, sanggup menempuh hingga 300 km dalam sekali pengisian penuh.

Biaya Operasional dan Perawatan Jadi Daya Tarik Utama

Daya tarik mobil listrik di perkotaan tak hanya soal harga beli. Biaya operasional yang lebih rendah dibanding kendaraan berbahan bakar bensin menjadi nilai jual utama. Selain itu, perawatan juga dinilai lebih mudah karena jumlah komponen bergerak yang lebih sedikit dibanding mesin konvensional. Risiko kerusakan dan frekuensi servis pun bisa ditekan.

Tiga Hal yang Perlu Dicermati Sebelum Membeli

Memilih mobil listrik murah tidak bisa asal. Ada tiga faktor yang patut dipertimbangkan. Pertama, kapasitas baterai dan jarak tempuh. Jika sehari-hari sering bepergian jauh, model dengan baterai besar seperti Wuling Air EV Long Range yang mampu mencapai 300 km bisa jadi pilihan tepat.

Kedua, fitur pengisian daya. Dukungan pengisian cepat DC menjadi nilai tambah. Pada Wuling Air EV misalnya, baterai bisa diisi dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 45 menit. Pastikan juga infrastruktur SPKLU tersedia di sekitar tempat tinggal atau rute perjalanan.

Ketiga, fitur keselamatan dan kenyamanan. Meski harganya terjangkau, sejumlah model sudah dibekali ABS, EBD, sensor parkir, dan airbag. Ukuran mobil juga perlu diperhatikan. Jika sering melewati jalan sempit atau parkir di ruang terbatas, model kompak seperti DFSK Seres E1 atau Wuling Air EV akan lebih praktis.

Reporter: Hamdani Putra
Sumber: industry.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top