SUMATERA SELATAN — GridOto.com - Changan Lumin berhasil menyabet gelar The Best Light EV di ajang OTOMOTIF Award 2026. Penghargaan ini bukan tanpa alasan. Di segmen light EV yang kian padat, Lumin datang dengan satu keunggulan utama yang membedakannya dari kompetitor: fleksibilitas sistem pengisian daya.
Keunggulan paling mencolok dari Changan Lumin terletak pada port pengisian dayanya. Mobil ini dibekali dua jenis port charger sekaligus, yaitu AC Type 2 dan DC CCS2. Kombinasi ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pemiliknya saat mengisi daya baterai.
Sebagai perbandingan, Wuling Air ev hanya mengandalkan port AC GB/T untuk pengisian lambat. Sementara VinFast VF3 sebaliknya, ia hanya mendukung pengisian cepat DC CCS2 tanpa opsi pengisian AC. Changan Lumin hadir sebagai satu-satunya yang merangkum keduanya dalam satu paket.
Dengan kapasitas baterai 28,08 kWh, Changan Lumin diklaim mampu menempuh jarak hingga 301 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Angka tersebut sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan komuter harian di perkotaan.
Berkat dukungan port DC CCS2, pengisian daya cepat dari 30 persen ke 80 persen hanya memakan waktu sekitar 35 menit. Waktu ini tergolong kompetitif untuk mobil listrik di kelasnya dan memudahkan pengguna yang butuh top-up baterai di perjalanan.
Keunggulan lain yang membuat Changan Lumin layak menyandang predikat Best Light EV adalah dimensinya yang sangat ringkas. Dengan panjang hanya 3,2 meter, mobil ini lincah bermanuver di jalanan perkotaan yang padat dan sempit.
Ukuran kompak ini juga memudahkan saat parkir di lokasi yang terbatas. Kombinasi antara fitur pengisian daya yang lengkap dan dimensi yang praktis inilah yang membuat Lumin menonjol di antara para pesaingnya.
Dengan banderol Rp 183 juta, Changan Lumin menawarkan nilai yang seimbang antara harga dan fitur. Keberadaan dua tipe port charger menjadi nilai jual utama yang sulit ditemukan di mobil listrik mungil lainnya saat ini.