PALEMBANG — Program Car Free Day (CFD) yang direncanakan menjadi ikon baru ruang publik di Palembang resmi diundur sepekan. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Palembang, Isnaini Madani, menjelaskan bahwa perubahan jadwal merupakan hasil koordinasi dengan protokol Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
"Perubahan jadwal tanggal 14 Juni. Jadi kita pastikan paling cepat, karena nanti melalui pihak protokol provinsi akan mengondisikan juga waktunya Pak Gubernur untuk bisa me-launching CFD kita ini. Itu di tanggal 14," ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Wali Kota Palembang secara spesifik menginginkan Gubernur Herman Deru yang menjadi pembuka program tersebut. Menurut Isnaini, kehadiran gubernur bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk dukungan kebijakan dari tingkat provinsi terhadap inisiatif kota.
"Pak Wali ingin yang me-launching ini terutama Pak Gubernur bisa hadir langsung. Makanya kemarin pada saat kita berkoordinasi dengan pihak protokol pemprov, ternyata yang tadinya kita agendakan di tanggal 7, Pak Gubernur berhalangan. Jadi terpaksa kita mundur di hari Minggu berikutnya," jelas Isnaini.
Dengan jadwal baru pada 14 Juni 2026, Pemkot Palembang berharap seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dapat hadir. Isnaini menambahkan bahwa pihaknya sudah memplot ulang agenda dan berharap tidak ada lagi bentrok jadwal.
"Di tanggal 7 Pak Gubernur berhalangan. Dan kita plot di tanggal 14. Mudah-mudahan Pak Gubernur bisa dan Forkopimda seluruhnya bisa hadir, termasuk Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota," katanya.
Program Car Free Day di Palembang dirancang sebagai salah satu upaya pemerintah kota dalam menyediakan ruang publik bagi masyarakat. Kawasan yang akan ditutup untuk kendaraan bermotor pada waktu tertentu ini diharapkan menjadi tempat warga berolahraga, beraktivitas, dan menikmati suasana kota yang lebih sejuk.
Meski jadwal peluncuran mundur, persiapan teknis di lapangan tetap berjalan. Pemkot Palembang belum merilis rute pasti dan titik lokasi CFD hingga pekan depan, menunggu konfirmasi akhir dari protokol gubernur.
Penundaan ini tidak berdampak langsung pada aktivitas warga karena CFD belum pernah beroperasi sebelumnya. Namun, sejumlah komunitas olahraga di Palembang menyambut positif program ini dan berharap tidak ada lagi perubahan jadwal.
Beberapa kota di Sumatera Selatan seperti Lubuklinggau dan Prabumulih sudah lebih dulu menggelar Car Free Day secara periodik. Palembang, sebagai ibu kota provinsi, justru baru akan memulai program ini pada pertengahan 2026. Pemkot berharap CFD bisa menjadi agenda rutin akhir pekan yang mendorong gaya hidup sehat dan mengurangi polusi udara di pusat kota.