SEKAYU — Sebanyak 20 pemuda asal Musi Banyuasin dinyatakan lolos seleksi ketat untuk mengikuti pelatihan sertifikasi kompetensi di bidang migas. Program yang didanai penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 ini merupakan kerja sama Disnakertrans Muba dengan PPSDM Migas Cepu.
Seluruh peserta yang lulus juga telah dibayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh pemerintah daerah. Jaminan sosial ini diberikan untuk memastikan perlindungan penuh selama masa pelatihan berlangsung.
Pelatihan ini membuka tiga jurusan dengan total 20 peserta. Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas tingkat operator menjadi yang paling banyak diminati dengan 10 peserta lulusan.
Berikut daftar peserta untuk jurusan K3 Migas tingkat operator: Bayu Anggara Dwi Putra (Bayung Lencir), Dwi Widya Dewanti (Babat Toman), Eabel Dela Sylvira (Sungai Keruh), Faiq Febriyande (Sekayu), Fairus Naifah Firjatullah (Sekayu), Femalita Indira (Sekayu), Ghrisma Anugrah Pratiwi (Tungkal Jaya), Muhammad Safariliyu (Sekayu), Muhammad Sutan Juansyah (Sekayu), dan Putri Nadia (Sungai Keruh).
Untuk jurusan Pengukur Isi Tangki Minyak Bumi dan Hasil Olahan (PPT), lima peserta dinyatakan lulus: Albert Yogaswara, Jerri Juliandi, M Insan Akbar, Mutiara Salsabila Qonita, dan Ricky Armeido. Seluruhnya berasal dari Kecamatan Sekayu.
Sementara itu, jurusan Operasi Pesawat Angkat, Angkut dan Juru Ikat Beban (Riger) meluluskan lima peserta: Erwan Saputra (Lais), M Daffa Adiraly (Lais), Redi (Babat Supat), Ridwansyah Maulana (Sekayu), dan Rizky Desta Prayoga (Sekayu).
Peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan segera melapor ke Kantor Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin, tepatnya pada Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Penta). Pelaporan ini bersifat mendesak untuk pengurusan administrasi lanjutan dan persiapan teknis keberangkatan menuju PPSDM Migas Cepu.
Kelengkapan dokumen yang wajib dibawa meliputi KTP atau Kartu Keluarga asli beserta bukti nomor berkas pendaftaran awal.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin menegaskan bahwa program pelatihan sertifikasi kompetensi berskala nasional ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah. Program ini disebut sebagai langkah taktis untuk menciptakan sumber daya manusia unggul di Musi Banyuasin.
Di bawah kepemimpinan Bupati HM Tobat Tohet bersama Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, Pemkab Muba terus berfokus menggenjot kompetensi pemuda lokal. Targetnya, para peserta memiliki daya saing tinggi, bersertifikasi keahlian khusus, dan siap terserap langsung di industri vital sektor migas.